Tugas 1 : Review Jaringan Komputer

REVIEW JARINGAN KOMPUTER


  • Nama            : I Ketut Wahyu Ariprasasmita
  • NIM              : 1504505088
  • Jurusan         : Teknologi Informasi
  • Fakultas        : Teknik
  • Universitas   : Udayana
  • Mata Kuliah : Manajemen Jaringan dan Server
  • Dosen           : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.

   Kata “jaringan komputer” mungkin sudah tidak asing lagi bagi telinga kita, mengingat hampir setiap hari kita melibatkan jaringan komputer dalam pekerjaan kita. 


DEFINISI

Terdapat banyak definisi oleh para ahli mengenai jaringan komputer. Dalam artikel ini menggunakan referensi utama dari buku karya Forouzan. Sehingga definisi jaringan komputer disepakati sesuai dengan definisi dari Forouzan. Menurut Forouzan di dalam bukunya yang berjudul Computer Network A Top Down Approach, disebutkan bahwa
Jaringan komputer adalah hubungan dari sejumlah perangkat yang dapat saling berkomunikasi satu sama lain (a network is a interconnection of a set of devices capable of communication).
 Perangkat yang dimaksud pada definisi ini mencakup semua jenis penrangkat komputer (komputer desktop, komputer jinjing, smartphone, PC tablet) dan perangkat penghubung(router, switch, modem,hub).


Sumber : www.montgomerytxcomputerrepair.com

KONSEP

Konsep/jenis jaringan komputer dibagi menjadi 5 yaitu berdasarkan letak geografis, distribusi, media transmisi, topologi, dan fungsi.

1. Berdasarkan Letak Geografis
  • Personal Area Network (PAN) adalah jaringan komputer berdasarkan jangkauan (rentang) geografis yang digunakan untuk komunikasi dengan peralatan komputer lainnya (contoh : printer, modem, handphone, PDA, Bluetooth, dll). 
  • Local Area Network (LAN) adalah jaringan komputer milik pribadi yang mencakup data dalam suatu jaringan, sebuah gedung atau kampus, jangkauan dari jaringan komputer LAN berkisar 10 km dan media transmisi pada jaringan komputer ini berupa kabel. 
  • Metropolitan Area Network (MAN) pada dasarnya teknologi yang digunakan di MAN hampir sama dengan LAN. Perbedaannya adalah luas jangkauan yang dimiliki MAN lebih besar daripada LAN, jangkauan MAN berkisar 10-45 km. Biasanya jaringan ini menggunakan media transmisi dengan mikrogelombang atau gelombang radio. Namun, ada juga yang menggunakan jalur sewa (leased line).
  • Wide Area Network (WAN) jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai, misalnya jaringan yang menghubungkan ATM.
2. Berdasarkan Distribusi
  • Jaringan Terpusat, jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen yang mana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari suatu komputer server.
  • Jaringan Terdistribusi merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer-server yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.
3. Berdasarkan Media Transmisi
  • Jaringan Berkabel (Wired Network), pada jaringan ini untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain di perlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
  • Jaringan Nirkabel (Wireless Network) merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagentik. pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirim sinyal informasi antar komputer jaringan.
4. Berdasarkan Topologi
  • Topologi Ring, setiap komputer dihubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut Ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data.
  • Topologi Bus, jaringan komputer Bus tersusun rapi seperti antrian dan menggunakan cuma satu kabel coacial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coacial harus diakhiri oleh terminator.
  • Topologi Star, membentuk seperti bintang, karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data.
  • Topologi Mesh, pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.
  • Topologi Tree, topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang di hubungkan dengan bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berapa pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontor jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.
5. Berdasarkan Fungsi
  • Client Server, yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih.
  • Peer-to-peer, yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan.
SYARAT-SYARAT JARINGAN KOMPUTER
    Agar dapat disebut sebagai jaringan komputer, maka terdapat empat buah syarat yang harus terpenuhi. Berikut syarat-syarat terbentuknya jaringan komputer:
1. Perangkat
Hal yang paling utama yang diperlukan untuk membentuk jaringan komputer adalah perangkat. Perangkat yang diperlukan untuk membentuk jaringan berjumlah minimal 2 buah dan telah terhubung secara wired maupun wireless.
2. Pengguna
Terdapat pengguna di dalamnya yang berguna untuk mengoperasikan perangkat yang telah terhubung tersebut agar dapat berinteraksi dengan pengguna lain ataupun berinteraksi dengan layanan dan penyedia layanan.
3. Berbagi data
Komponen selanjutnya adalah adanya data yang ingin kita bagi atau dapatkan dari terbentuknya jaringan komputer. Umumnya, data yang dibagi berupa dokumen, gambar, suara, maupun video.
4. Sharing
Dan komponen terakshir adalah pemakaian secara bersama-sama terhadap perangkat keras dan perangkat lunak.

PEMODELAN LAYER PADA JARINGAN KOMPUTER

Dalam jaringan komputer, terdapat pemodelan secara hirarki untuk menggambarkan secara jelas tugas dari masing-masing lapisan pada jaringan komputer terkait dengan proses dan pengiriman paket data. Secara umum, pemodelan layer pada jaringan komputer memiliki dua buah model utama. Kedua model utama tersebut meliputi pemodelan layer OSI (Open System Interconnection) dan pemodelan layer TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Pemodelan layer TCP/IP kemudian terbagi menjadi versi umum dan versi Forouzan.

 Pemodelan Layer OSI

Pemodelan layer OSI atau bisa disebut OSI Layer merupakan pemodelan yang pertama kali digunakan dalam jaringan komputer. Pemodelan layer ini menjadi pedoman di dalam jaringan komputer sejak awal jaringan tercipta hingga saat ini. Berikut urutan dalam OSI Layer dari bawah ke atas:
1.  Physical layer :
   Lapisan ke-1 ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. Protokol yang berada dalam lapisan ini : Tidak mempunyai protokol yan spesifik di layer ini, bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem, pada layer ini hanya mengirimkan bit bit data.

2.  Data-link layer :
    Lapisan ke-2 ini berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC). Protokol yang berada dalam lapisan ini :
  1. PPP (Point to Point Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk point to point pada suatu jaringan.
  2. SLIP (Serial Line Internet Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk menyambung serial.
3.  Network layer :
    Lapisan ke-3 ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3. Protokol yang berada dalam lapisan ini :
  1. IP (Internetworking Protocol)
    Mekanisme transmisi yang digunakan untuk menstransportasikan data dalam-dalam paket yang disebut datagram.
  2. ARP (Address Resulotion Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.
  3. RARP (Reverse Address Resulotion Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat fisik melalui IP komputer.
  4. ICMP (Internet Control Message Protocol)
    Mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pada hostnya.
  5. IGMP (Internet Group Message Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima.
4.  Transport layer :
   Lapisan ke-4 ini berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan. Protokol yang berada dalam lapisan ini :
  1. TCP (Trasmission Control Protocol)
    Protokol yang menyediakan layanan penuh lapisan transport untuk aplikasi.
  2. UDP (User Datagram Protocol)
    Protokol connectionless dan proses-to-procces yang hanya menambahkan alamat port, cheksum error control dan panjang informasi data pada layer di atasnya.
5.  Session layer:
   Lapisan ke-5 ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Protokol yang berada dalam lapisan ini :
  1. NETBIOS : Berfungsi sebagai penyiaran pesan maksud nya memungkinkan user mengirim pesan tunggal secara serempak ke komputer lain yang terkoneksi.
  2. NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface) : Berfungsi sama dengat NETBIOS hanya sedikit di kembangkan lagi dengan menambahkan fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan perangkat lunak.
  3. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol) : Berfungsi protokol ini memantau aliran datadiantara dua komputer dan untuk memeriksa aliran data tersebut tidak terputus.
  4. PAP (Printer Access Protocol) : Berfungsi printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.
  5. SPDU (Session Protokol Data unit) : Berfungsi mendukung hubungan antara dua session service user.
  6. RCP
6.  Presentation Layer :
    Lapisan ke-6 ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini :
  1. TELNET : Protokol yang digunakan untuk akses remote masuk ke suatu host, data berjalan secara lain teks.
  2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) : Salah satu protokol yang biasa digunakan dalam pengiriman e-mail di internet atau untuk mengirimkan data dari komputer pengirim e-mail ke server e-mail penerima.
  3. SNMP (Simple Network Management Protocol) : Protokol yang digunakan dalam suatu manajemen jaringan.
7.  Aplication Layer :
  Lapisan ke-7 ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dg layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini :
  1. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol ) : Protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dan web dalam sebuah web browser, melalui www. HTTP juga merupakan protokol yang meminta dan menjawab antar klien dan server.
  2. FTP (File Transfer Protokol) : Protokol internet yang berjalam dalam layer aplikasi yang merupakan standar untuk mentransfer file komputer antar mesin-mesin dalam sebuat jaringan internet.
  3. NFS (Network File system) : Jaringan protokol yang memungkinkan pengguna di klien komputer untuk menngakses file melalui jaringan dengan cara yang sama dengan bagaimana penyimpanan lokal yang diaksesnya.
  4. DNS (Domain Name System) : Protokol yang digunakkan untuk memberikan suatu nama domain pada sebuah alamat IP agar lebih mudah diingat.
  5. POP3 (Post Office Protocol) : Protokol yang digunakan untuk mengambil mail dari suatu mail transfer agent yang akhirnya mail tersebut akan di dowbload kedalam jaringan local.
  6. MIME (Multipurpose Internet Mail Exension) : Protokol yang digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.
  7. SMB (Server Messange Block) : Protokol yang digunakan untuk mentransfer server-server file ke DOS dan Windows. 
  8. NNTP (Network News Transfer Protocol) : Protokol yang digunakan untuk menerima dan mengirim newsgroup.
  9. DHCP (Dynamic Configuration Protocol) : Layanan yang memberikan no IP kepada komputer yang meminta nya secara otomatis.

Pemodelan Layer TCP/IP (Versi Umum)


  1. Network AccessBerfungsi mendefinisikan protokol-protokol dan hardware-hardware yang digunakan dalam pengiriman data. Pada layer ini terdapat protokol-protokol seperti ethernet pada LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame Relay.
  2. InternetInternet Layer memiliki fungsi sebagai penyedia fungsi IP Addressing, routing, dan menentukan path terbaik. Internet Layer memiliki 1 protokol yaitu TCP/IP.
  3. Transport
    Transport Layer berfungsi menyediakan servis yang akan digunakan oleh Application Layer. Mempunyai 2 protokol utama yaitu TCP dan UDP.
  4. ApplicationBerfungsi menyediakan servis-servis terhadap software-software yang berjalan pada komputer. Protokol-protokol yang beroperasi pada Application Layer: HTTP, FTP, POP3, SMTP, dll.

Pemodelan Layer TCP/IP (Versi Forouzan)



Pemodelan layer TCP/IP versi Foruzan terdapat penambahan satu layer pada lapisan terbawah yaitu Physical layer. Ini membuat pemodelan versi Forouzan memiliki nilai lebih karena dilibatkannya perangkat fisik beserta proses dan fungsionalitasnya sebagai sebuah layer tersendiri. Berikut urutan pemodelan layer TCP/IP versi Forouzan dari bawah ke atas:

1.      Physical layer → Layer ini berkaitan erat dengan koneksi wired pada jaringan komputer dan berhubungan dengan fisik dari jaringan komputer. Protokol yang digunakan sama seperti yang terdapat pada OSI Layer.

2.     Data Link Layer → Layer ini memiliki fungsi sama dengan layer TCP/IP versi umum yakni berfungsi untuk mendefinisikan beragam metode di dalam jaringan ke dalam lingkup linklokal jaringan pada komputer yang sedang berkomunikasi. Protokol yang digunakan sama seperti yang terdapat pada OSI Layer.

3.    Network Layer → Layer ini memiliki fungsi sama dengan layer TCP/IP versi umum yakni berfungsi untuk pergantian datagram pada jaringan. Protokol yang digunakan sama seperti yang terdapat pada OSI Layer.
4.     Transport Layer → Layer ini memiliki fungsi sama dengan layer TCP/IP versi umum yakni berfungsi untuk menyediakan konektivitas antarproses. Protokol yang digunakan sama seperti yang terdapat pada OSI Layer.
5.       Application Layer → Layer ini memiliki fungsi sama dengan layer TCP/IP versi umum yakni berfungsi untuk komunikasi data antar aplikasi dan komputer. Protokol yang digunakan sama seperti yang terdapat pada OSI Layer.


REFRENSI :
Handbook Jaringan Komputer, I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.
Fohrouzan, Behrouz A. 2007, Data Communications and Networking, 4th Edition. New York : Interactive Composition Corporation


About Unknown

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.